Telur Terkait dengan Menurunkan Risiko Alzheimer, Studi Baru Menunjukkan

23

Penelitian baru menunjukkan perubahan pola makan sederhana – konsumsi telur secara teratur – dapat secara signifikan mengurangi risiko pengembangan demensia Alzheimer. Penelitian yang diterbitkan baru-baru ini menemukan bahwa makan lebih dari satu butir telur per minggu dikaitkan dengan penurunan risiko 47% terhadap penyakit ini.

Mengapa Ini Penting

Alzheimer adalah krisis kesehatan masyarakat yang semakin meningkat. Saat ini, sekitar 6,5 juta orang Amerika** berusia di atas 65 tahun hidup dengan penyakit ini, dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2060. Hal ini membuat tindakan pencegahan, termasuk penyesuaian pola makan, menjadi semakin penting. Kerugian finansial dan emosional yang dialami keluarga dan sistem layanan kesehatan sangat besar, sehingga mendorong perlunya solusi yang dapat diakses.

Manfaat Telur untuk Meningkatkan Otak

Studi tersebut menunjukkan nutrisi utama dalam telur sebagai kekuatan pendorong di balik efek perlindungannya:

  • Kolin: Berkontribusi pada 39% manfaat yang diamati, mendukung produksi asetilkolin, neurotransmitter yang penting untuk fungsi kognitif.
  • Asam Lemak Omega-3: Membantu mengurangi peradangan, melindungi kesehatan saraf.
  • Lutein: Melindungi dari kerusakan oksidatif, yang merupakan kontributor utama penurunan kognitif.

Berbeda dengan “makanan super” yang rumit atau mahal, telur tersedia secara luas dan mudah dimasukkan ke dalam sebagian besar pola makan, menjadikannya pilihan praktis untuk kesehatan otak.

Beyond Eggs: Pendekatan Holistik

Meskipun telur menawarkan keuntungan yang menjanjikan, fokus yang lebih luas pada makanan padat nutrisi sangatlah penting:

  • Sayuran Berdaun Hijau: Kaya akan lutein, memberikan perlindungan kognitif tambahan.
  • Ikan Berlemak: Sumber omega-3 yang sangat baik, meningkatkan kesehatan otak.
  • Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Menyediakan lemak sehat yang mendukung fungsi saraf.

Intinya

Tidak ada satu jenis makanan pun yang dapat menjamin pencegahan Alzheimer, namun bukti menunjukkan bahwa pilihan makanan itu penting. Mengintegrasikan telur – bersama dengan makanan kaya nutrisi lainnya – ke dalam rutinitas Anda dapat berkontribusi pada masa depan yang lebih cerah dan sehat. Penelitian ini menggarisbawahi kekuatan intervensi yang sederhana dan mudah diakses dalam memerangi penyakit mematikan ini.

попередня статтяCalm Health Memperluas Jangkauan Kesehatan Mental Melalui Kemitraan Jaringan Solera
наступна статтяMelacak Gejala Penyakit Crohn: Panduan Praktis