Mengidam coklat merupakan hal yang umum di Amerika. Namun ketika para ahli nutrisi seperti dokter dan ahli diet menginginkan coklat, mereka tidak hanya memakan permen saja. Sebaliknya, mereka memilih camilan yang memuaskan hasrat dan membuat mereka merasa kenyang dan berenergi. Ini bukan tentang kekurangan; ini tentang kesenangan yang cerdas.
Mengapa Ini Penting: Ilmu Mengidam
Sebelum mendalami camilan, ada baiknya untuk memahami mengapa mengidam coklat terjadi. Cokelat mengandung senyawa yang meningkatkan dopamin dan serotonin – bahan kimia otak yang terkait dengan kesenangan dan pengaturan suasana hati. Artinya, keinginan ngemil sering kali melonjak saat stres atau lelah. Ditambah lagi, hubungan emosional dengan coklat (kenyamanan, penghargaan) membuat mereka semakin kuat. Mengabaikan keinginan ngemil bisa menjadi bumerang, jadi kuncinya adalah menemukan alternatif yang lebih sehat yang cocok dengan tubuh Anda, bukan melawannya.
6 Camilan Cokelat yang Disetujui Ahli
Berikut enam makanan ringan yang disumpah oleh para ahli diet ketika coklat menyebut namanya:
-
Yogurt Yunani dengan Kakao & Beri
Raj Dasgupta, kepala penasihat medis untuk Sleepopolis, mencampurkan yogurt Yunani tanpa pemanis atau sedikit pemanis dengan bubuk kakao tanpa pemanis dan buah beri. Kakao memberikan rasa coklat tanpa tambahan gula, sedangkan yogurt memberikan rasa lembut dan protein. Ini juga mengemas antioksidan flavonoid, melindungi sel dari kerusakan. -
Kacang Lapis Coklat (Cara Cerdas)
Gretchen Zimmermann, VP strategi klinis di Vida Health, memilih kacang almond berlapis coklat – tetapi tidak sembarang jenis. Dia merekomendasikan SkinnyDipped, yang mengandung lebih sedikit gula dibandingkan merek tradisional. Satu porsi satu ons hanya mengandung 3 gram gula tambahan dibandingkan 10 gram almond berlapis coklat pada umumnya. Anda mendapatkan protein, serat, dan lemak sehat di samping rasa manisnya. -
Cokelat Hitam + Selai Kacang: Pasangan yang Sempurna
Kayla Kamen, pakar nutrisi di Drink Wholesome, memadukan dark chocolate dengan selai kacang. Selai kacang menambahkan protein dan lemak sehat untuk menyeimbangkan rasa manis, mencegah penurunan gula. Hal ini membuat camilan lebih mengenyangkan dan menstabilkan gula darah. -
Apel Bulat dengan Selai Kacang & Keripik Coklat
Dasgupta suka melapisi irisan apel dengan selai kacang dan menaburkan dark chocolate chips di atasnya. Kombinasi tersebut menghasilkan rasa manis, renyah, lemak sehat, dan coklat asli. Serat dalam apel mencegah lonjakan gula darah yang cepat, dan selai kacang menambah rasa kenyang. -
Kurma Isi: Batangan Permen Alam
Kaymen merekomendasikan kurma yang diisi dengan selai kacang dan sedikit coklat. Kurma secara alami manis, kenyal, dan tinggi serat. Jika dipadukan dengan selai kacang dan coklat, keduanya menghasilkan camilan yang memuaskan dan kaya nutrisi yang menyaingi permen batangan. -
Gigitan Energi Pistachio Coklat (Kekuatan DIY)
Jackie Newgent, koki dan pakar nutrisi nabati, membuat makanan berenergi buatan sendiri dengan mencampurkan oat, kurma, bubuk kakao, pistachio, mentega pistachio, dan vanila ke dalam food processor. Makanan ringan ini mengandung protein dan nutrisi, menjadikannya pilihan yang jauh lebih unggul daripada camilan olahan coklat.
Kesimpulan: Memuaskan Nafsu Makan, Mempertahankan Energi
Para ahli diet tidak menghilangkan keinginan mengidam coklat – mereka mengelolanya. Kuncinya adalah memilih camilan yang memberikan rasa yang Anda inginkan sekaligus memberikan energi, serat, dan nutrisi penting yang berkelanjutan. Dengan melakukan pertukaran secara sadar, Anda dapat memanjakan diri tanpa mengorbankan tujuan kesehatan Anda.
