L-theanine, asam amino yang secara alami ditemukan dalam teh, telah menjadi suplemen populer bagi mereka yang mencari tidur lebih nyenyak. Mengonsumsinya setiap malam dapat membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan relaksasi, namun efek jangka panjangnya masih belum jelas. Artikel ini menguraikan apa yang terjadi jika Anda mengonsumsi L-theanine setiap hari, siapa yang mungkin mendapat manfaat, dan bagaimana melakukannya dengan aman.
Bagaimana L-Theanine Mempengaruhi Tidur
Tidak seperti alat bantu tidur nyenyak, L-theanine tidak memaksa tidur; itu mempromosikan itu. Dalam waktu 40 menit setelah konsumsi, suplemen melintasi penghalang darah-otak, dengan lembut menurunkan detak jantung dan tekanan darah sekaligus mengurangi kortisol (hormon stres). Pergeseran ini mendorong aktivitas gelombang otak yang lebih lambat terkait dengan relaksasi, sehingga memudahkan untuk melepas penat.
Para ahli menekankan bahwa penggunaan sehari-hari tampaknya aman bagi kebanyakan orang, dengan sedikit risiko ketergantungan atau insomnia kembali. Namun penelitian mengenai efek jangka panjang dan dosis optimal masih terus berkembang.
“L-theanine tidak membuat Anda pingsan, namun membantu menenangkan sistem saraf secara alami,” kata dokter pengobatan tidur Andrea Matsumura, MD.
Siapa yang Harus Mempertimbangkan L-Theanine?
L-theanine mungkin bermanfaat bagi individu yang berjuang dengan kecemasan malam hari atau insomnia ringan – gangguan tidur sesekali yang terjadi setidaknya tiga malam dalam seminggu selama beberapa bulan. Namun, untuk insomnia kronis, perawatan yang lebih intensif seringkali diperlukan.
Perhatian disarankan untuk:
- Wanita hamil atau menyusui
- Individu yang sedang menjalani pengobatan tekanan darah, antidepresan, atau anticemas
- Mereka yang mengonsumsi obat atau stimulan pemicu tidur lainnya
Pedoman Dosis dan Keamanan
Dosis umumnya adalah 100-200 miligram, meski banyak yang mengonsumsi 200mg 30-60 menit sebelum tidur. Para ahli merekomendasikan untuk tidak melebihi 400mg setiap hari untuk menghindari potensi efek samping seperti sakit kepala atau mual.
Yang terpenting: Karena suplemen tidak diatur secara ketat di AS, pilihlah produk yang diverifikasi oleh organisasi pengujian pihak ketiga seperti NSF untuk memastikan kemurnian dan pelabelan yang akurat.
Pada akhirnya, L-theanine harus mendukung kebiasaan tidur yang sehat, bukan menggantikannya sepenuhnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum menjadikannya bagian rutin dari rutinitas Anda.

























