Meskipun kebanyakan orang memprioritaskan kesehatan jantung, kekuatan otot, atau kesehatan mental, kesehatan telinga sering kali diabaikan. Pengabaian ini dapat menimbulkan konsekuensi jangka panjang yang lebih dari sekadar kesulitan mendengarkan percakapan. Menurut audiolog Emily J. Taylor, AuD, FAAA, perubahan kecil yang dapat dicegah dalam cara kita berinteraksi dengan suara dapat mencegah gangguan pendengaran permanen dan tinnitus (telinga berdenging terus-menerus).
Mengapa Kesehatan Pendengaran Lebih Penting dari yang Anda Pikirkan
Kehilangan pendengaran bukan hanya sebuah ketidaknyamanan; ini adalah indikator kesehatan yang signifikan. Meskipun beberapa penurunan pendengaran merupakan bagian alami dari penuaan (presbikusis), secara mengejutkan 17% orang dewasa berusia 20 hingga 69 menderita kerusakan permanen yang terutama disebabkan oleh paparan kebisingan yang berlebihan, menurut CDC.
Selain itu, ada hubungan penting antara kesehatan pendengaran dan fungsi otak. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan pendengaran merupakan faktor risiko utama demensia. Meskipun para ilmuwan masih mempelajari hubungan pastinya, korelasi antara pendengaran yang buruk dan penurunan fungsi kognitif adalah alasan penting untuk memprioritaskan perawatan telinga sejak dini.
4 Strategi Terbukti Melindungi Telinga Anda
Untuk menjaga pendengaran Anda dan mendukung kesehatan kognitif jangka panjang Anda, pertimbangkan untuk menerapkan empat kebiasaan yang direkomendasikan para ahli berikut:
1. Gunakan Pelindung Pendengaran di Lingkungan dengan Desibel Tinggi
Anda tidak perlu menjadi pekerja konstruksi untuk memerlukan pelindung telinga. Aktivitas sehari-hari ternyata bisa sangat merusak:
– Aktivitas berisiko tinggi: Menghadiri festival musik, mengendarai sepeda motor, memotong rumput, atau menghadiri acara olahraga.
– Zona bahaya: Di klub malam atau konser, kerusakan pendengaran dapat terjadi hanya dalam lima menit.
– Tips profesional: Anda tidak perlu mengorbankan kualitas suara. Penyumbat telinga dengan ketelitian tinggi (seperti dari Loop atau Eargasm) dirancang untuk menurunkan volume tanpa meredam musik, memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih jernih dan aman.
Cara menggunakan penyumbat telinga busa yang benar: Gulung menjadi bentuk “ular” tipis, angkat telinga ke atas untuk meluruskan liangnya, dan masukkan hingga terasa nyaman.
2. Pantau Lingkungan Anda dengan Teknologi
Anda tidak perlu menebak apakah ruangan terlalu bising. Gunakan ponsel cerdas Anda untuk melacak tingkat kebisingan:
– Pengukur Desibel: Aplikasi seperti Desibel X dapat memberikan pembacaan waktu nyata.
– Teknologi yang Dapat Dipakai: Pengguna Apple Watch dapat menggunakan pengaturan “Tingkat Suara Lingkungan” untuk memantau paparan.
– Tujuan: Usahakan untuk menjaga lingkungan sekitar Anda di bawah 70 desibel untuk menghindari kerusakan jangka panjang.
3. Berhenti Membersihkan Bagian Dalam Saluran Telinga Anda
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan cotton bud (Q-tip) untuk membersihkan telinga.
– Telinga yang “Membersihkan Sendiri”: Kulit di saluran telinga Anda unik karena bergerak, secara alami mendorong kotoran dan kotoran keluar.
– Risiko Penyekaan: Menggunakan kapas pentul sering kali mendorong kotoran lebih dalam, menyebabkan benturan lilin yang dapat menyebabkan rasa sakit, infeksi, atau gangguan pendengaran sementara.
– Peran Lilin: Kotoran telinga sebenarnya merupakan penghalang pelindung; bersifat antimikroba, menjaga kulit tetap terhidrasi, dan melindungi gendang telinga.
– Pembersihan Aman: Jika lilin terlihat di tepi luar, cukup bersihkan dengan lembut menggunakan tisu yang melingkari jari Anda. Jangan memasuki kanal.
4. Jadwalkan Pemeriksaan Audiologi Secara Reguler
Pemeriksaan pendengaran harus menjadi bagian standar dari rutinitas kesehatan Anda.
– Pedoman Umum: American Speech-Language-Hearing Association menyarankan orang dewasa melakukan pemeriksaan setiap satu dekade sekali. Setelah usia 50 tahun, jumlah ini akan meningkat menjadi setiap tiga tahun.
– Kapan harus segera menemui profesional:
– Kesulitan mengikuti percakapan.
– Dering terus-menerus (tinnitus).
– Perbedaan pendengaran yang mencolok antara telinga kiri dan kanan.
– Sering pusing.
– Solusi Khusus: Jika Anda sering menghadiri konser atau memiliki hobi berisik, audiolog dapat menyediakan penyumbat telinga yang dibuat khusus yang menawarkan kenyamanan dan perlindungan superior dibandingkan pilihan toko obat.
Ringkasan
Meskipun gangguan pendengaran terkait usia saat ini tidak dapat dihindari, kerusakan akibat kebisingan dan impaksi lilin dapat dicegah. Dengan menerapkan kebiasaan perlindungan diri dan pemeriksaan rutin sekarang, Anda tidak hanya melindungi pendengaran Anda, tetapi juga menjaga kesehatan kognitif Anda di masa depan.


























