Bagaimana Polifenol Sorgum Dapat Mendukung Kesehatan Otak dalam Penelitian Alzheimer

2

Kebanyakan orang memikirkan oat atau quinoa ketika mendengar kata gandum. Sorgum? Tidak terlalu banyak.

Namun biji-bijian kuno ini merupakan makanan pokok di beberapa bagian Afrika dan Asia. Ini bebas gluten. Ini tinggi serat. Dan itu mengandung polifenol—senyawa yang digunakan makanan nabati untuk melawan tekanan lingkungan.

Sekarang, penelitian laboratorium baru menunjukkan bahwa polifenol ini mungkin melakukan lebih dari sekedar menjaga kestabilan biji-bijian itu sendiri. Mereka mungkin membantu melindungi sel-sel otak dari perubahan biologis spesifik yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

Mengapa Alzheimer Lebih Sulit dari Sekadar Plak

Inilah masalah Alzheimer. Hal ini tidak disebabkan oleh satu masalah saja.

Kita tahu tentang plak amiloid-beta. Mereka mendapatkan semua pers. Namun mereka tidak bertindak sendirian di tengah kondisi otak yang gagal.

Sel juga melawan peradangan kronis. Mereka sedang menghadapi stres oksidatif. Mitokondria—pembangkit listrik sel—menjadi rusak dan menghasilkan lebih sedikit energi. Dan bagaimana sel memperbaiki dirinya sendiri? Itu juga rusak.

Alih-alih menargetkan hanya satu dari kegagalan ini, para peneliti mengamati polifenol sorgum. Bisakah satu sumber nutrisi mempengaruhi beberapa proses sekaligus?

Hasil Laboratorium

Untuk mengujinya, para ilmuwan mengekstraksi polifenol dari tiga varietas sorgum. Mereka memaparkan sel-sel otak yang dikultur pada amiloid-beta. Kemudian mereka menyaksikan apa yang terjadi.

Sel-sel yang diberi perlakuan bertahan lebih baik.

Secara khusus, polifenol sorgum mengurangi penumpukan amiloid-beta sekitar 67% hingga 76%. Hal ini mempersulit protein untuk menggumpal menjadi agregat beracun yang diketahui merusak jaringan saraf.

Namun ceritanya tidak berakhir di situ.

Sel-sel yang diberi perlakuan bertahan pada tingkat yang lebih tinggi. Mereka menunjukkan lebih sedikit stres oksidatif. Mitokondria mereka menghasilkan lebih banyak energi. Mereka mengaktifkan gen yang terkait dengan perlindungan seluler. Sementara itu, jalur yang terkait dengan peradangan berbalik arah.

“Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa polifenol tidak hanya memblokir satu protein berbahaya. Mereka membantu sel-sel otak menjadi lebih tangguh secara keseluruhan.”

Polifenol tidak hanya memblokir aktor jahat. Mereka memperkuat pertahanan sel secara menyeluruh.

Apa Artinya Bagi Piring Anda

Jadi, haruskah Anda mulai makan lebih banyak sorgum besok untuk menyembuhkan demensia?

Tidak.

Bukan karena datanya lemah, namun karena data tersebut masih bersifat awal. Ini adalah penelitian in vitro —sel dalam cawan petri, bukan manusia. Hal ini tidak membuktikan bahwa mengonsumsi sorgum menurunkan risiko Alzheimer atau memperlambat penurunan kognitif pada manusia.

Selain itu, para peneliti tidak memberi makan biji-bijian yang dimasak kepada orang-orang. Mereka menggunakan ekstrak polifenol pekat. Makan semangkuk sorgum tidak sama dosisnya dengan yang ada di laboratorium.

Meskipun demikian, penelitian ini cocok dengan pola yang lebih besar.

Pola makan kaya polifenol—seperti pola makan yang mengandung buah beri, minyak zaitun, teh, dan coklat—telah lama dikaitkan dengan penuaan otak yang lebih sehat. Makanan-makanan ini dapat bekerja sama dengan menurunkan peradangan, mendukung mikrobioma usus, dan meningkatkan efisiensi mitokondria.

Sorgum sangat cocok. Selain polifenol tersebut, ia juga menawarkan serat, mineral, dan pati resisten. Semuanya mendukung kesehatan usus. Dan kesehatan usus sangat terkait dengan fungsi otak.

Jika Anda belum pernah memasaknya, sorgum memiliki tekstur kenyal antara farro dan nasi merah. Masukkan ke dalam sup, salad, atau mangkuk gandum. Cukup netral untuk bekerja di hampir semua hal.

Kesimpulannya bukan tentang peluru ajaib. Tidak ada satu makanan pun yang bisa menyelamatkan Anda. Namun membangun pola makan yang kaya akan senyawa pelindung—makanan demi makanan—memberikan sedikit keuntungan pada otak Anda seiring berjalannya waktu.

Sorgum mungkin merupakan salah satu alat tambahan dalam perangkat tersebut.

Tidak ada pola makan yang sempurna. Ada pola yang lebih baik. Dan penelitian ini menunjukkan bahwa kita mungkin ingin menambahkan beberapa butir lagi ke dalam campuran.